Yume Mita Ato De (After I Dreamt)


Di malam yang sangat penat, setelah pulang dari aktivitas saya sebagai pelajar, saya seperti biasa, melakukan ritual: Ngenet sambil dengar musik.

Tak sengaja, sebuah lagu saya putar. Judulnya Yume Mita Ato De (Setelah Aku Bermimpi), dinyanyikan oleh GARNET CROW.

Entah kenapa, setiap saya mendengar lagu ini, rasanya keinginan untuk mencucurkan air mata sangat kuat. Saya pun heran, kok bisa? Karena penasaran saya mencari liriknya, dan kebetulan lagunya dalam bahasa jepang. Beruntung, ada orang yang telah menerjemahkannya dalam bahasa Inggris. Inilah hasil translatenya:

Whenever morning comes, I think of you
Making the beginning of everyday painful
We cannot return to then again, when the two of us were innocent
Just you being beside me, I was content

I was afraid of the passing of time and I cried
In the heart of a changing person

Although if we don't yearn for it, we won't lose it
I cannot stay without desiring it
No matter what future lies before us

After I dreamt
You were still far away
Only my feelings got ahead of me and turned out fruitless
The rain of flowers fell, this road will remain unchanged
I want to walk it with you holding my hand

Even if we fought and got tired, we would still meet again
How long will this kind of days continue?

About us being born with heart throbbing feelings
I thought about it, depressed

Soar and depart, we have come a long way
On the lonely nights, what I remember
Rather than who I loved, it was the days when I was loved

After I dreamt
In the direction of the unlocked windows
The sound of the wind splitting before my eyes
The quietly setting sun after it has passed
Was too gentle and it increased my love

After I dreamt
Now, I can't reach you
Words without love do not sound
To you whom I looked over from a little distance away
I smiled at hesitantly

You were still far away
Only my feelings got ahead of me and turned out fruitless
After a long and breaking dream
and yet...
There will still be love in this world.

Tuhan! Ternyata, lirik lagunya sama persis dengan keadaan hati saya. Lirik ini bercerita tentang saya, setelah dikhianati sahabat.

Mungkin, inilah mengapa saya selalu menitikkan air mata ketika mendengar lagu ini...

Speechless.

Proses Instalasi OS Cinta


Customer Service (CS): Ya, ada yang bisa saya bantu?

Pelanggan (P): Baik, setelah saya pertimbangkan, saya ingin menginstal cinta kasih. Bisakah anda memandu saya menyelesaikan prosesnya?

CS: Ya, saya dapat membantu anda. Anda siap melakukannya?

P: Baik, saya tidak mengerti secara teknis, tetapi saya siap untuk menginstalnya sekarang. Apa yang harus saya lakukan dahulu?

CS: Langkah pertama adalah membuka HATI anda. Tahukan anda di mana HATI anda?

P: Ya, tapi ada banyak program yang sedang aktif. Apakah saya tetap bisa menginstalnya sementara program-program tersebut aktif?

CS: Program apa saja yang sedang aktif?

P: Sebentar, saya lihat dulu, Program yang sedang aktif adalah SAKITHATI.EXE, MINDER.EXE, DENDAM.EXE dan BENCI.COM.

CS: Tidak apa-apa. CINTA-KASIH akan menghapus SAKITHATI.EXE dari system operasi Anda. Program tersebut akan tetap ada dalam memori anda, tetapi tidak lama karena akan tertimpa program lain. CINTA-KASIH akan menimpa MINDER.EXE dengan modul yang disebut PERCAYADIRI.EXE. Tetapi anda harus mematikan BENCI.COM dan DENDAM.EXE. Program tersebut akan menyebabkan CINTA-KASIH tidak terinstal secara sempurna. Dapatkah anda mematikannya?

P: Saya tidak tahu cara mematikannya. Dapatkah anda memandu saya?

CS: Dengan senang hati. Gunakan Start menu dan aktifkan MEMAAFKAN.EXE. Aktifkan program ini sesering mungkin sampai BENCI.COM dan DENDAM.EXE terhapus.

P: OK, sudah. CINTA-KASIH mulai terinstal secara otomatis. Apakah ini wajar?

CS: Ya, anda akan menerima pesan bahwa CINTA-KASIH akan terus diinstal kembali dalam HATI anda. Apakah anda melihat pesan tersebut?

P: Ya. Apakah sudah selesai terinstal?

CS: Ya, tapi ingat bahwa anda hanya punya program dasarnya saja. Anda perlu mulai menghubungkan HATI yang lain agar untuk mengupgradenya.

P: Oops. Saya mendapat pesan error. Apa yang harus saya lakukan?

CS: Apa pesannya?

P: ERROR 412 - PROGRAM NOT RUN ON INTERNAL COMPONENT". apa artinya?

CS: Jangan kuatir, itu masalah biasa. Artinya, program CINTA-KASIH diset untuk aktif di HATI eksternal tetapi belum bisa aktif dalam HATI internal anda. Ini adalah salah satu kerumitan pemrograman, tetapi dalam istilah non-teknis ini berarti anda harus men-"CINTA-KASIH"-i mesin anda sendiri sebelum men-"CINTA-KASIH"-i orang lain.

P: Lalu apa yang harus saya lakukan?

CS: Dapatkan anda klik pulldown direktori yang disebut "PASRAH"?

P: Ya, sudah.

CS: Bagus. Pilih file-file berikut dan salin ke direktori "MYHEART" MEMAAFKAN-DIRI-SENDIRI.DOC, dan MENYADARI-KEKURANGAN.TXT. sistem akan menimpa file-file konflik dan mulai memperbaiki program-program yang salah. Anda juga perlu mengosongkan Recycle Bin untuk memastikan program-program yang salah tidak muncul kembali.

P: Sudah. Hei! HATI saya terisi file-file baru. SENYUM.MPG aktif di monitor saya dan menandakan bahwa DAMAI.EXE dan KEPUASAN.COM dikopi ke HATI. Apakah ini wajar?

CS: Kadang-kadang. Orang lain mungkin perlu waktu untuk mendownloadnya. Jadi CINTA-KASIH telah terinstal dan aktif. Anda harus bisa menanganinya dari sini. Ada satu lagi hal yang penting.

P: Apa?

CS: CINTA-KASIH adalah freeware. Pastikan untuk memberikannya kepada orang lain yang anda temui. Mereka akan share ke orang lain dan seterusnya sampai anda akan menerimanya kembali.

What's that!?

Di sebuah pagi yang mendung kelabu, setelah usai pelajaran bahasa Indonesia dan saya terhindar dari hukuman, saya mampir ke WC pria yang sedang direnovasi. Ketika saya masuk kedalamnya, saya terkejut. Saya menemukan hewan yang tak biasa. Memiliki tubuh beroutline hijau terang, antena panjang sebelah (panjangnya ga normal), dan kaki yang yang sama-sama panjang sebelah.. Ada yang tahu hewan apa ini? (No sotosop)


<8/11/2011 14:34>

名探偵コナン: Encoded Murder part 2, my first fanfiction


Korban bernama Dadan Fardian (25), seorang guru mata pelajaran IT di SMA Plus Muthahhari. Berdasarkan penyelidikan, diketahui bahwa korban dibunuh sekitar 3 jam lalu.

Di TKP, diketahui hanya ada seorang yang bernama Susilo (17) di sana saat itu.

===Conan's POV===

"Posisi ditemukan terlentang, ada tali di leher korban, yang sepertinya terputus dari ikatannya yang berada di rangka langit-langit. Dan di lantai tidak ada bekas kekerasan apa pun." Kata Inspektur Kepolisian, Soni Fattah.

"Ah terputus?" Conan heran.

"Sepertinya ini bunuh diri." Ucap Soni mantap.

"Tidak mungkin! Jika memang benar ini bunuh diri, kok bisa terputus talinya? Jika tali terputus, seharusnya bunuh diri ini gagal, dan meninggalkan bekas terjatuh!" Gejolak Conan dalam hati.

------

"Saudara Susilo, Anda berada di sini sejak jam berapa?" Tanya inspektur Soni.

"Saya baru saja datang ke sini sekitar 5 menit yang lalu untuk sekedar mengambil kertas tugas saya yang tertinggal. di lab fisika, di lantai bawah." Begitulah kesaksian Susilo sambil menunjukkan kertas tugasnya.

"Kapan anda tertinggal kertas tersebut?" Tanya Inspektur Soni.

"Kemarin." Jawab Susilo

"Ah, ramai sekali. Ada apa ini?" Tiba-tiba seorang wanita datang menghampiri kami.

"Siapa kau?" Tanya Inspektur.

"Ah ya, namaku Zahra Fathiya, aku siswi di sini. Aku datang ke sini mau ngenet." jawab wanita itu.

"Oh ya. Disini telah terjadi bunuh diri."

"Siapa yang bunuh diri pak?" Tanya Zahra.

"Dadan Fardian, kau tahu?" Tanya balik inspektur.

"Oh ya, dia guru ITku."

Tiba-tiba tim analisa datang.

"Inspektur! Berdasarkan kertas yang berisi tulisan itu, setelah tim menganalisa kode tersebut, diketahui bahwa kode itu adalah kode base64, yang didekripsi menjadi "komara"

"Siapa komara itu?" Tanya Inspektur.

"Oh ya, ibu komara, dia pemilik kost-kostan di jalan kampus 3." Jawab susilo

"Komara? Tali terputus? Ini sudah jelas pembunuhan!" Pikirku.

Aku pun mengamati korban dan lingkungan sekitarnya untuk memperkuat bahwa itu pembunuhan. Aku teliti, ternyata bibirnya kebiruan! Dan di dekat korban ada serbuk putih. Karena penasaran, Aku pun mengambil sarung tangan dari tasku lalu mengambil sedikit serbuk itu dan menyimpannya ke dalam plastik. Lalu aku melapor kepada inspektur.

"Pak Inspektur! Coba cek di dekat korban, seperti ada serbuk putih!"

"Oh iya.. Hey Udin! Coba kau pergi ke laboratorium untuk mengecek serbuk ini." Perintah Inspektur.

"Siap Inspektur!" Respon Udin.

Lalu aku pun mencoba untuk ke lab. Kimia secara diam-diam. Untungnya, lab tidak dikunci. Lalu aku mencari dan mengambil Rhodamin, yang merupakan salah satu kemosensor yang efektif.

Aku mencampur bubuk putih tersebut dengan kemosensor, dan ternyata warna kemosensor tersebut berubah warna, menjadi ungu! Tebakanku benar!

"Tinggal bagaimana aku membuktikan kalau itu pembunuhan dan mencari siapa pembunuhnya."

Lalu Aku keluar dari lab kimia dan aku terkejut! Aku terpergok oleh Ran. Ah!

"Ah Conan, apa yang kau lakukan disini?" Tanya Ran.
"Cuma lihat-lihat saja kok Ran-neechan..." jawab Conan sambil nyengir.
"Aku mencarimu loh. Aku kira kamu menghilang. Ayo kita ke TKP lagi." Ajak Ran
Aku pun menganguk menerima ajakan Ran.

Ketika di tangga, aku menemukan serbuk yang mirip dengan serbuk yang berada di ruang ICT. Dan begitu pula di pintu ICT. Aku pun menghampiri Inspektur, aku ingin menunjukkan serbuk itu.

"Pak Inspektur, coba lihat, di dekat pintu ICT terdapat serbuk yang sama dengan yang ditemukan korban! Demikian juga di tangga! Itu berarti ada orang yang keluar dari ruang ICT setelah korban terbunuh dan membawa serbuk itu."

"Riiiiiiing!!" tiba-tiba ponsel inspektur berdering. Ada telepon dari Udin, petugas yang membawa serbuk itu.

"Inspektor, setelah dilakukan pengujian, serbuk itu adalah sianida!"

"Oh ya? Terimakasih banyak infonya!"

"Ternyata, serbuk itu sianida. Dan aku berubah keyakinan sekarang, ini adalah pembunuhan! Tapi siapa pembunuhnya?" Kata inspektur.

"Bagaimana dengan kertas kode itu?" Conan mengingatkan.

"Oh! Komara! Kata Susilo tadi, dia adalah pemilik kostan di kampus 3."

"Asep! Panggil semua penghuni kost-kostan ibu Komara! Bawa ke sini!" Perintah inspektur.

"Siap laksanakan!" Sigap Asep.

Kini aku telah berhasil meyakinkan inspektur kalau ini pembunuhan. Tinggal sedikit lagi, mencari pelakunya, dan puzzle ini akan tersusun!

---bersambung ke part 3---
 
talking magnets, imagining pixels © 2016 | Designed by Chica Blogger, powered by Blogger | Back to top