Tahukah betapa aku merindumu?
Angin semakin hari semakin membuat yang kokoh pasrah pada tanah
Tapi aku tidak akan!
Aku mencintaimu, aku mencintaimu!

Sebesar apapun badainya, akan aku lalui
Karena kau telah menguatkanku, menghadapi semuanya.
Aku ingin bersamamu, selamanya. Selamanya.
Meski jarak memisahkan jasmani, tetapi tidak secara ruhani

Canda tawa senda gurau
Linangan air mata kerinduan
Perih cambukan angin badai
Bahagia.....

Itulah cinta, berjuta rasa yang tak tertulis pena

0 komentar:

Posting Komentar

 
talking magnets, imagining pixels © 2016 | Designed by Chica Blogger, powered by Blogger | Back to top