Pages

Jumat, 20 Juli 2012

Ramadhan

#Sebelumnya, penulis meminta kepada para pembaca agar melepas baju intelektualnya, sementara saja... Jangan anggap penulis sebagai pelaku Fallacy of Dramatic Instace, ataupun Other Fallacies...


Dua puluh sembilan hari bulan Jungjunan Besar kita, Rasulullah SAW. hampir terlewati. Kini kita akan masuk menuju bulan umat Beliau SAW., Bulan Ramadhan. Bulan yang tentu ditunggu oleh seluruh kaum Muslimin/at, apapun latar belakangnya. Bulan yang penuh dengan kasih sayang-Nya yang agung, tiada tara. Di bulan inilah, kita "dipoles" sedemikan rupa dengan ujian, sehingga ketika bulan ini usai, kita menjadi merpati putih yang mengintari Rahmat-Nya.

Tapi, tunggulah sebentar. Apakah aku pantas untuk memasuki bulan yang suci nan agung ini? Aku ini berlumuran dosa! Aku ini tidak pantas untuk menyentuh hal-hal yang suci milikMu... Aku hanyalah makhlukmu yang kerjanya berbuat dosa saja setiap hari! Aku selalu melupakanMu... Aku hanyalah cacing melata dari tumpukan kotoran di seberang sana. Aku tiada apa-apanya. Aku kotor! Aku Hina!

Ya Allah, jika sekiranya Engkau tidak menerimaku di bulanMu yang suci ini, pastilah aku menjadi makhluk terhina diantara seluruh makhlukMu. Jika sekiranya engkau tidak menerimaku di Bulan ini, pastilah Engkau tidak akan pernah menerimaku. Sekiranya Engkau tidak menerimaku sebagai hambaMu, entah kemana hamba harus bernaung... Jika Engkau mengabaikanku, siapa lagi yang akan membelaku...

Wahai Tuhan, ku tak layak ke surgaMu 
Namun tak pula aku sanggup ke nerakaMu 
Ampunkan dosaku, terimalah taubatku 
Sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa-dosa besar...

Oh Allah... Ampuni aku... Engkaulah Sang Pengampun Tak Terbatas. Tuhanku, jika Engkau ampuni aku siapa lagi yang lebih pantas melakukannya selain-Mu.. Tuhanku, maafkan aku... Maafkan aku yang telah mengabaikanMu di saat Kau memperhatikan segala kebutuhanku... Maafkan aku yang selalu tidak mendengar akan perintahMu, padahal perintahMu itu demi keselamatanku... Tuhan, selain kepadaMu, kepada siapa lagi aku meminta ampunan dan naungan? Tuhan... Ampuni aku...

Ya Allah, Engkaulah Sang Maha Cinta. Kaulah Kekasih Abadi. Engkau selalu ingin agar hambamu menuju jalan yang benar. Segala ujian yang telah Kau berikan, adalah untuk kebaikan kami...

Ampuni aku Ya Allah... agar aku bisa menuju bulanMu yang suci ini...

#Haddad Alwi - Ilahi Lastu Lil

Tidak ada komentar:

Posting Komentar