Tips kecil belajar optimal

Daripada materi ini nganggur, tidak jadi disampaikan kepada anak-anak, lebih baik saya share ke blog... hehehe... Ini adalah salah satu materi basic tentang otak yang akan saya sampaikan ke anak-anak yang menjadi mentee saya, karena halangan teknis, materi ini tidak tersampaikan.

Sudah basa-basinya, ayo kita ke materi!

1. Banyak minum

Otak terdiri atas 90 % air, jika dia kekurangan 1 persen saja, dia akan mulai kehilangan fungsi kognitifnya sekaligus mood. Hilang 2 persen, suhu tubuh meningkat dan stamina turun. Hilang 4 persen, fisik melemah, dan jika hilang 7 persen, orang tersebut akan pingsan bahkan meninggal.

Seharusnya guru tidak melarang muridnya untuk minum di kelas, salah satu turunnya fokus belajar bisa disebabkan oleh dehidrasi. Jangan minum minuman seperti susu atau soft drink, nantinya minuman tersebut malah bisa mengganggu. Tidak ada salahnya untuk membawa minuman isotonik ketika berpergian, untuk menggantikan cairan tubuh yang cukup. Air putih saja tidak akan cukup, karena cairan tubuh terdiri atas elektrolit-elektrolit, seperti Natrium, Sodium, Kalium, dsb. Tetapi air tetap sangat penting, karena air juga menjadi pelarut bagi elektrolit-elektrolit tersebut dan sebagai cairan bagi darah.

2. Kunyah permen jika mungkin

Hal ini yang biasanya dilarang oleh guru di kelas, tetapi sebenarnya mengunyah permen baik bagi konsentrasi. Yang biasanya menyebabkan masalah adalah permen karet, karena sering kali sesudah mengunyahnya, siswa bingung mau dibuang di mana limbah dari permen karet itu. Pilihlah permen yang bukan permen karet dan bukan permen yang keras, tapi yang bisa dikunyah, jika mungkin.


Mengunyah dapat meningkatkan keaktifan bagian otak yang bernama Hippocampus. Hippocampus merupakan bagian otak yang berperan penting dalam proses konsolidasi informasi dari memori jangka pendek menuju memori jangka panjang. Studi di sebuah universitas menunjukkan bahwa dengan mengunyah permen karet dapat meningkatkan ingatan terhadap kata-kata hingga 34%.

3. Cukup tidur

Kurang tidur dapat menyebabkan kelelahan pada otak. Mesin tidak akan bekerja optimal jika terdapat bagian yang kelelahan, malah jika dipaksakan akan rusak bagian tersebut. Sama seperti mesin, otak pun perlu istirahat. Jika lelah, istirahatlah, jangan dipaksakan.

Tips belajar malam: Penelitian menunjukkan bahwa orang yang belajar dengan optimal sebelum tidur (dengan jeda yang tepat) dapat mengikat pelajaran lebih banyak dibandingkan mereka yang begadang untuk belajar semalaman. Ini dikarenakan terjadinya Rapid Eye Movement (REM), dimana pada saat terjadinya proses ini otak menyimpan informasi yang diterimanya ketika sebelum tidur ke memori jangka panjang.


4. Jaga emosi dan mood

Ketika emosi dan mood kita sedang buruk, itu akan memperburuk juga fungsi memori kita. Pasti, ketika kita belajar dalam keadaan sedih atau marah kita tidak akan mempelajari pelajaran yang baik. Emosi berhubungan langsung dengan sistem limbik yang disebut basal ganglia, dimana di sistem limbik ini memiliki lebih banyak koneksi saraf satu arah ke korteks otak yang menangani masalah intelektual, yaitu korteks selebral, dibandingkan sebaliknya. Sehingga faktor emosional lebih berpengaruh terhadap perilaku kita dibandingkan logika, demikian dengan mengingat.

Selain itu, sistem limbik juga berlaku sebagai saklar yang mengalihkan informasi untuk diproses, apakah ke korteks berpikir atau ke otak primitif. Emosi negatif akan membuat saklar ini mengarahkan informasi dari indra ke bagian otak primitif dan menimbulkan “reaksi isi perut kosong”. Sedangkan emosi positif akan mengarahkan informasi tersebut langsung ke korteks intelektual.

Berbicara tentang memori, ada satu regulator memori yang berkaitan dengan emosi yang disebut sebagai amigdala. Amigdala meregulasi suatu memori berdasarkan dari sifat emosionalnya. Karena panjangna pembahasan tentang amigdala, hal ini akan dibahas pada tulisan selanjutnya, Insyaallah.


5. Makan makanan bergizi

Omega 3 merupakan sahabat otak. Omega 3 terdapat banyak dalam ikan, sehingga mengonsumsi ikan secara rutin dapat meningkatkan kemampuan kognitif otak. Selain itu juga makan atau minum yang mengandung antioksidan akan menjaga otak dari radikal bebas dan memeliharanya dari kerusakan.

Hindari memakan makanan yang kaya omega 6, seperti makanan yang digoreng. Minyak goreng mengandung omega 6 yang cukup banyak, sehingga mampu membuat neuron di otak “kebakaran”


6. Perbanyak olahraga

Otak adalah organ yang paling “maruk” akan oksigen. Dia membutuhkan minimal 20% oksigen dari seluruh tubuh. Olahraga yang baik dan rutin akan meningkatkan kemampuan darah, jantung, dan paru-paru untuk memberikan suplai oksigen ke otak. Saking membutuhkan oksigen, sel-sel otak akan mulai mati jika dalam waktu 4 menit tidak ada suplai oksigen.



Olahraga akan meningkatkan kemampuan jantung untuk memompa darah otak. Sebagaimana otot, jika dia dilatih maka akan semakin kuat otot tersebut, dan olahraga meningkatkan kekuatan otot-otot jantung, karena otot jantung dipaksa untuk bekerja lebih ketika kita berolahraga.

Selain itu paru-paru. Kapasitas paru-paru akan meningkat seiring dengan meningkatnya kebutuhan oksigen organ-organ dalam tubuh. Semakin besar kapasitas paru-paru dan semakin kuat ia, maka akan semakin baik suplai oksigen ke otak.

7. Latih otakmu!

Banyak jalan menuju Roma. Banyak jalan untuk melatih otakmu. Melatih otak bisa secara fisik, yaitu dengan olahraga dan gerakan yang memberikan stimulus bagi otak. Dulu saya pernah mencoba gerakan ini untuk menstimulus otak saya: Dua tangan dipakai untuk menggambar dua objek berbeda dalam waktu yang bersamaan. Dan lumayan, otak saya terstimulasi sehingga ketika belajar menjadi lebih efisien. Sebenarnya masih banyak lagi gerakan-gerakan yang bisa menstimulus kedua sisi otak, silakan mencarinya sendiri di internet.

Selain stimulus secara fisik melalui gerakan, bisa juga memberikan stimulus kepada otak melalui latihan-latihan mental. Ambil contoh, mengerjakan TTS, atau mengerjakan soal logika atau matematika. Ketika kita berpikir dengan baik (tidak diiringi oleh stres), maka hasil dari berpikir dan memahami tersebut adalah tumbuhnya neuron-neuron baru dalam otak yang menampung informasi baru serta meningkatnya koneksi antar neuron tersebut, yang secara otomatis akan meningkatkan kemampuan otak kita. <Stres malah akan merusak neuron-neuron kita>

Sekian tulisan saya, jika ingin menyalin, harap dicantumkan alamat blog ini, sebagai wujud saling menghargai. Nanti jika ada waktu lebih, saya akan menuliskan selebihnya, karena ini hanya singkatnya saja. Terima kasih sudah membaca, wassalam :)

0 komentar:

Posting Komentar

 
talking magnets, imagining pixels © 2016 | Designed by Chica Blogger, powered by Blogger | Back to top