Belakangan sedang merasa sedih, sedih sekali.
Rasanya
orang-orang menjauh dariku. Entah… Entah hanya perasaanku saja, entah bagaimana…
Tapi seperti itu rasanya, orang-orang semakin menjauhiku. Entah karena apa.
Semakin kupikir, semakin aku tak tahu mengapa.
Orang yang kurasa ia paling baik pun, kini menjauh entah
kenapa. Ada kesempatan mengobrol, namun selalu seperti menghindar. Entahlah, namun
begitu aku lihat. Apa salahku? Jika bertanya tak menjawab, maaf, itu aku karena tak tahu harus menjawab apa. Kesulitan hidupku membuat semua jadi buyar.
Di lingkungan luar, rasanya seperti dikucilkan. Mengirim
pesan tidak dibalas. Kalaupun dibalas, hanya seperlunya. Ketika mereka ada
perlunya saja. Setelah itu, hilang. Hanya ketika butuh saja. Tak pernah ngobrol
santai. Layaknya manusia yang bercanda tawa. Tak ada seperti itu.
Aku menjadi bagian mereka, secara formalitas. Namun, yang kurasa aku hanyalah dijadikan bagian ketika butuh, selebihnya dibuang. Dikucilkan, tak pernah jadi bagian komunitas. Tak dianggap. Jika tak terdengar kabar, mungkin dianggap aku sudah mati. Apa salahku?
Demikian, di lingkungan dalam keluarga. Sudah
hancur, tak saling peduli. Kehidupan serba tidak menentu. Ditambah kesepian ini, semakin lengkaplah penderitaan hidup.
Jika saja ada yang mengulurkan tangan bagiku, hidupku tak akan sebuyar ini. Setidaknya, ia atau mereka yang menganggapku bukan sebagai alat yang hanya memenuhi kebutuhan dia. Namun, seperti manusia yang saling memberikan perhatian dan kasih sayang.
Tapi, sepertinya itu hanya sebuah khayal ya?
Rasanya sepi, sepi... Kesepian.
Apa yang salah? Tak pernah kutemui jawabnya. Bagaimana aku memperbaiki jika tidak tahu apa yang harus diperbaiki?
Lelah hidup seperti ini...
Kapan ini berakhir?

0 komentar:
Posting Komentar