SIlaturahmi

Ada perlunya baru datang. Kemana saja?

Entah ini hanya terjadi di Indonesia saja belakangan ini, atau di tempat lain pun banyak terjadi. Ya, ini belakangan sering terjadi padaku. Ada orang yang lama menghilang, tiba-tiba datang membuat repot. Setelahnya menghilang lagi. Memangnya aku ini hanya alat yang butuh dicari dan setelahnya dibuang? Aku sabar dan terus bersabar. Namun, lama-lama aku juga muak dengan hal seperti itu.

Lama menghilang, kemudian datang dengan niat untuk kembali menyambungkan silaturahmi, saya sangat-sangat senang dengan itu. Datang-datang untuk meminta tolong, kemudian setelahnya silaturahmi kembali terbentuk; aku senang juga dengan itu. Tapi setelah minta tolong kemudian menghilang begitu saja, aduh. Itulah yang aku paling tidak suka.

Dan ini bahkan terjadi pada orang yang sebenarnya (berkat orang tuanya) sangat saya hormati. Namun anaknya yang harusnya mengerti pun melakukan pola yang saya tak sukai itu. Ketika butuh minta tolong, ketika tidak dilupakan begitu saja. Tidak ada silaturahmi, tidak ada kata sapa sama sekali. Kalaupun aku bertemu di forum, sapa pun tidak terdengar. Bukannya ingin dihormati, tapi aku ingin silaturahmi. Aku hanya tak ingin dianggap sebagai alat.

Sudah saatnya mencari lingkungan baru. Saatnya mempersiapkan untuk migrasi.

0 komentar:

Posting Komentar

 
talking magnets, imagining pixels © 2016 | Designed by Chica Blogger, powered by Blogger | Back to top