Tiba saatnya Akiko untuk bersekolah.
Akiko bersekolah di SD fujiyama, sekolah yang masih dalam prefektur yang sama dengan prefektur kelahirannya. Hari pertama dia masuk di sd-nya, memang tidak menyenangkan. Dia adalah seorang yang pendiam, dan pemalu. Karena sifatnya inilah, dia diolok-olok oleh teman sekolahnya.
"Hey cupu!" Canda seorang temannya kepada Akiko sambil memegang kepalanya.
Parahnya, Akiko adalah seorang anak yang perasaannya sensitif. Tak lama Akiko menangis karena tidak terima diperlakukan seperti itu.
Sang guru yang tengah mengajar sontak kaget.
"Ada apa ini?" Sang guru bertanya.
"Huwaaaaaaaaaa, Kichi mengejekku dan memainkan kepalaku.."
"Ngga kok, Akiko berlebihan tuh! Aku kan cuma nyapa dia.."
"Kichi bohong! Dia.."
"Sebentar." Percakapan dan keributan terhenti seketika ketika sang guru memberhentikan perdebatan diantara kedua anak itu.
"Akiko, ayo minta maaf pada Kichi!" Sang guru meminta dengan halus.
"Tapi.. Kan dia yang salah Bu.."
Sang guru hanya tersenyum mendengar anak yang lugu itu. Dia masih begitu polos, belum mengerti apa-apa.
"Ayo, minta maaf aja ya"
"Iya deh bu.."
Keduanya saling bermaafan. Biasa, anak kecil. Mudah memaafkan, lalu bermain lagi seperti sedia kala.
Tahun demi tahun terlewati, Akiko tumbuh menjadi seorang remaja. Sekarang dia bersekolah di SMP
~The story just started
Tahun demi tahun terlewati, Akiko tumbuh menjadi seorang remaja. Sekarang dia bersekolah di SMP
~The story just started

0 komentar:
Posting Komentar