Akiko Hisama ~the Doa (ドア) 1

8:00:01, hari selanjutnya.


Akiko tiba di sekolah. Dia memutar-mutar kepalanya, "Dimana kakak guru yang kemarin?". Karena tak kunjung ketemu, Akiko duduk di bawah pohon rindang di sekolahnya. 

.....

-Ada yang menepuk bahunya-

Lalu Akiko melirik ke belakang. "Oh kakak..."

"Sudah siapkah kamu untuk bertemu dengan gurumu?"

Akiko terdiam.

"Apakah kamu teringat lagi dengan Tanaka kemarin saat kau sendirian di bus?"

DEG!

"Darimana dia tahu kalau aku kemarin memikirkan si Tanaka sialan itu? Padahal saat itu aku sedang sendirian. Apa dia mengintip? Tidak mungkin juga, aku bicara itu dalam hati. Siapa dia sebenarnya? Kenapa bisa tahu pikiranku?"

8:05:01

"Ayo, ikutlah dengan kakak, kasihan gurumu menunggu."
"iii, iya kak..."

Lalu mereka berdua berjalan, menuju ruangan 4 dimana guru berada.

"Siapa dia ini? Dia datang tiba-tiba tanpa terlihat sebelumnya. Dia datang saat pikiranku sedang rumit, datang begitu saja..."

"Kita sudah sampai, ayo masuk." Ucap kakak guru sambil tersenyum.

"Iya kak, terima kasih."

"Sama-sama."

"Akan kucari tahu siapa kau!" dalam hati Akiko.

----

Lalu sang kakak guru mengenalkan Akiko kepada guru musiknya yang baru, "Suzuha Karada".

"Siapa namamu?" Tanya Suzuha

"Emm, Akiko..."

"Senang berkenalan denganmu." sambil menjulurkan tangan, mengajak bersalaman. Dan Akiko menjabat tangan Suzuha dengan dingin.

"Sebentar ya, ada yang ingin aku obrolkan dulu dengan gurumu. Kamu bisa duduk dulu di sana" Suzuha sambil menunjuk kursi yang berada di sebelah kirinya. 

Duduklah Akiko, lalu kakak guru dan Suzuha berbicara berdua dengan suara pelan di lawang pintu.

"Apakah Akiko seperti itu?" tanya Suzuha.

"Memang, dia sering sekali mengalami pengalaman yang tidak mengenakkan. Dia sepertinya masih trauma dengan beberapa kejadian buruk yang menimpanya.Dan dia berubah menjadi seseorang yang rendah diri. Bisa kau bantu aku menyembuhkannya, dan mengubah dia menjadi seseorang yang hebat? Tentu saja aku akan membantumu"

"Hm, mungkin... Apa hal positif potensial yang kau lihat dari dia?"

"Dendamnya terhadap Tanaka, temannya yang sekarang juara 1 Kaizu Band Contest di Okinawa. Jika kita cerdas, kita bisa mengubah dendamnya jadi energi penggerak semangatnya."

"Oh, dan selain itu, dia juga bisa mengenal tinggi nada, setahuku dia belum pernah mendalami musik. Hm, aku terpikirkan sebuah rencana. Ini dia ...."

Bla bla bla

Akiko meratapi mereka berdua.

"Apa yang mereka bicarakan? Mereka berdua terlihat begitu akrab. Apakah ada sesuatu yang mereka rencanakan?" 

"Oke kalau begitu! Ayo kita laksanakan rencana kita, kita ubah Akiko. Kita saling bantu, okay?" Respon Suzuha.

"Oke, don't lose contact."

"Apa yang akan mereka lakukan padaku!?"

==============End of file part 1=============

1 komentar:

Deb mengatakan...

keep writting !!

Posting Komentar

 
talking magnets, imagining pixels © 2016 | Designed by Chica Blogger, powered by Blogger | Back to top