Si Fakir Kebahagiaan

Aku ingin menuliskan perasaanku, ekspresi saja. Tidak berbentuk narasi yang indah, hanya sekumpulan kata-kata yang sedikit bercampur aduk...

Yah, seiring dengan bertambah usiaku, fitrah untuk mencari semakin kuat. Kini, aku mencari sesuatu yang orang di masa ini jarang memilikinya, kebahagiaan.

Kebahagiaan bukanlah harta. Ketika aku memiliki harta, aku merasakan kesenangan. Tetapi aku tidak pernah bahagia akan itu. Senang, yang akan hilang dan tergantikan oleh pedih.

Kebahagiaan bukanlah wanita. Hawa nafsu manusia begitu kuat, hasrat birahi tak tertahankan. Melayani hawa nafsu tidak akan pernah membuatmu bahagia, tetapi akan menjerumuskanmu. Percayalah.

Aku mencari kesana dan kemari. Aku bersenda gurau dengan temanku, dan ketika aku sendiri, semuanya lenyap. Tawa, canda, hahahihi. Lenyap. Hati ini tetap tidak bahagia.

Aku makan makanan yang enak dan bercita rasa tinggi, aku menikmatinya, dan aku makan hingga kenyang. Bahagiakah? Tidak.

Ketika sampai di rumah, orang tua hanya menanyakan kabar, setelah itu tidak pernah terjadi hubungan orang tua dan anak yang penuh kasih sayang. Mereka hanya memberi makan dan uang. Bahagia? Tidak.

Orang tuaku memberikan uang pas-pasan. Ketika aku memberikan uang kepada Ibu Tua yang membutuhkan, aku berikan dengan berat hati, itu awalnya. Setelahnya, aku merasakan hawa sejuk berhembus di hatiku. Inikah kebahagiaan?

Bulan lalu, ada acara asyuro, mengenang syahidnya Imam Husain as. Aku bekerja hingga malam hari tanpa dibayar, tapi aku bahagia bisa membantu untuk mengenang tragedi di padang Karbala tersebut. Eh, bahagia?

Kini, aku berusaha untuk terus menerus mencari kebahagian. Pelita mulai menampakkan dirinya melalui celah kecil daun pintu. Oh Rabbku, bimbinglah aku hingga aku menemukan pelita kebahagiaan yang kelak akan menyinari hidupku....

---

Ya Allah
Sampaikan shalawat serta salam kepada Muhammad dan keluarganya
Tutupi aku dengan kebahagiaanMu
Busanai aku dengan kebahagiaanMu
Bentengi aku dengan kebahagiaanMu
Muliakan aku dengan kebahagiaanMu
Cukupkan aku dengan kebahagiaanMu
Berikanlah aku kebahagiaanMu
Anugerahkan kepadaku kebahagiaanMu
Hamparkan untukku kebahagiaanMu
Baikkan bagiku kebahagiaanMu
Jangan pisahkan antaraku dengan kebahagiaanMu di dunia dan akhirat...


(Imam 'Ali Zainal Abidin as.)

0 komentar:

Posting Komentar

 
talking magnets, imagining pixels © 2016 | Designed by Chica Blogger, powered by Blogger | Back to top