Waktu

Tidak terasa usiaku sudah 27 tahun. Rasanya, seolah baru kemarin aku sekolah. Masuk SMP, lalu masuk SMA. Dan waktu bergulir tanpa kusadari, hingga usiaku 27.

Entah, rasanya hampa sekali. Apa yang kulakukan selepas aku sekolah? Kuliah? Tak kurasakan momennya, seperti aku merasakan masa-masa sekolah.

Sepertinya, aku autopilot, selepas sekolah itu. Menjalani hidup tanpa benar-benar menjalaninya, dengan menikmatinya. Jika aku lulus pada usia 18 tahun, hampir 9 tahun kubuang hidupku. Dengan kehidupan yang tidak bermakna, tiada berteman.

Yang kuingat selama 9 tahun itu aku hanya mengejar keegoisan diri, alibinya adalah untuk perjalanan intelektual; yang sebenarnya kebohongan untuk menutup kekosongan diri belaka.

Dan baru kusadari belakangan ini, akan waktu yang telah kuhabiskan. Dan betapa menyesalnya aku membuang waktu untuk mengejar yang tidak penting. Mengejar yang tidak bermakna.


Dan membuang yang sekiranya tak aku buang, hidupku tak akan segelap hari ini; hari-hari tanpa warna yang merindukan warna masa lalu.

0 komentar:

Posting Komentar

 
talking magnets, imagining pixels © 2016 | Designed by Chica Blogger, powered by Blogger | Back to top