Lihatlah makhluk kecil itu
Betapa periangnya mereka
Kala temannya melempari pasir
Tiada air wajah dendam
Keluh kesah tak dimilikinya
Terlontar tiada dari lidahnya
Kala musibah datang padanya
Tak kenal cerita derita
Kau terjatuh, terkapar
Pasti kau tangisi itu
Nak, tangismu redam sakitmu
Kini, berlarilah kejar mentari
Redam tangis itu
Kini berlari lagi
Tiada putus asa
Mentari harus kukejar
Rasa sejernih air
Jiwa seindah pelangi
Tekad selaksana gunung
Hati selembut sutra
Tuhan jagalah ia
Dari dosa mereka yang bernafsu panas
Dekatkanlah ia dengan mereka
Yang sayap malakutinya tampak pada manusia

0 komentar:
Posting Komentar